2. yang berkomentar buruk bisa jadi asli, tapi dia hanya bisa galak di sosial media, yang seperti ini banyak sekali, yang hanya di sosial media dia mampuberkata-kata kasar, tetapi saat berjumpa selucu kelinci jinak, anggaplah kewajaran
3. yang berkomentar buruk memang berniat buruk, ya sudah maafkan saja, tak perlu dibalas, ingat karena siapa kita membuat status atau opini, sejak awal kita bukan mencari keridhaan manusia kok, maafkan saja, dan doakan saja semoga Allah memberinya kelembutan lisan, karena kita tahu bahwa Muslim itu dilarang mencela dan melaknat sesama Muslim
Bagaimana kalau kita menemukan komentar-komentar negatif dalam sosial media kita? Biarkan saja, itu yang terbaik, doakan orangnya itu lebih baik :) :) :)
Bila sudah menjurus pada hal yang menghina Islam, block aja, selesai, untuk itu fasilitasnya dibuat..
Jadi, jangan menghabiskan waktu untuk yang tidak bermanfaat, karena banyak orang yang menanti lisan dakwah kita, menanti petunjuk Allah yang mungkin lidah kita ini jadi wasilahnya..:) :) :)
Dibawah status ini juga pasti akan anda temukan komentar-komentar negatif, jangan dibalas mencela, jangan dibalas negatif juga, biarkan saja, atau doakan lebih baik
Yaaah.. anggap saja latihan materi yang sudah diberikan diatas hehehe.. selamat berlatih bijak di sosial media..:) :) :)
akhukum,
0 komentar:
Posting Komentar
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.